Thalamus : Pengertian, Struktur, Fungsi, Letak, Cara Kerja, Penyakit Dan Faktor

Posted on
Thalamus : Pengertian, Struktur, Fungsi, Letak, Cara Kerja, Penyakit Dan Faktor
5 (100%) 1 vote

Pengertian Thalamus Serta Struktur, Fungsi, Letak, Cara Kerja, Penyakit Dan Faktor

Thalamus – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Thalamus yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Thalamus, Struktur Thalamus, Fungsi Thalamus, Letak Thalamus, Cara Kerja Thalamus, Penyakit Thalamus dan Faktor Thalamus, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Otak merupakan organ yang kompleks yang terdiri dari banyak bagian penting. Dalam pembahasan kali ini kami akan memberikan ulsan mengenai bagian dari otak yang dikenal sebagai thalamus. Nah untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Thalamus

Thalamus ialah bagian otak besar yang berwarna abu-abu. Thalamus terletak pada bagian belakang “posterior” otak depan. Thalamus dijadikan sebagai tempat lalu lintas rangsangan sensorik dari dan menuju korteks otak. Thalamus merupakan bagian dalam sistem lambik. Sistem lambik ialah bagian-bagian otak manusia sebagai sistem otak mamalia primitif.

Sistem lambik memiliki peran dalam mengontrol dan merespon emosi, motivasi, mood, sekresi sistem hormon pada manusia dan sensasi rasa sakit dan senang. Selain thalamus sebagai bagian depan pada otak, thalamus termasuk ke dalam golongan diensefalon “diencephalon”, letaknya diantara setengah bulatan otak dan otak tengah.

Struktur Thalamus

Struktur thalamus terdiri dari 2 “dua” massa berbentuk telur dari pengertian jaringan saraf. Masing-masing jaringan saraf berukuran kacang kenari dan juah di dalam fungsi otak. Pada thalamus terdapat amygdala yang berfungsi mengontrol emosi.

Thalamus terdiri dari sistem lamel yang memisahkaa subparts thalamic berbeda. Pada bagian thalamus terdapat banyak nukleus karena merupakan pesinggahan informasi panca-indera dari dan ke otak. Nukleus yang ada di thalamus ialah:

  • Nukleus thalamus anterior.
  • Nukleus ventralis anterior.
  • Nukleus ventralis lateralis.
  • Nukleus vebtralis posterolateralis.
  • Sentrum medianum.
  • Nukleus medial.
  • Nukleus pulvinar.
  • Korpus genikulatum mediale.
  • Faormasi retikularis.
Baca Juga  Jejunum : Pengertian, Letak, Fungsi Dan Gambarnya

Fungsi Thalamus

Thalamus memiliki beberapa peran seperti:

  • Pengganti dan pertukaran sinyal indra dari saraf tulang belakang ke cerebrum atau sebaliknya.
  • Pengganti informasi pengindraan “pendengaran, pernafasan, penciuman”.
  • Pengendali motorik.
  • Pengendalian fungsi otonomi berbagai organ tubuh.
  • Keseimbangan tubuh.
  • Pengatur ekspresi wajah “tersenyum, cemberut dan lainnya”.

Letak Thalamus

Bagian atas dari otak dibagi menjadi dua belahan dan bagian yang lebih rendah terhubung ke sumsum tulang belakang melalui batang otak. Jika otak dibagi melalui pusat, thalamus akan terlihat berada diatas batang otak.

Thalamus terletak dekat dengan wilayah tengah, terkubur dibawah korteks serebral dan otak tengah dengan serabut saraf memproyeksikan ke korteks serebral ke segala arah. Itu terletak diatas hipotalamus. Pada manusia thalamus dapat dibagi menjadi dua bagian, merupakan struktur berbentuk bola yang menonjol terletak miring dan simetris di kedua sisi ventrikel ketiga.

Cara Kerja Thalamus

Thalamus dapat berkerja dengan beberapa tahapan proses yang terjadi dimulai dari adanya sinyal yang diterima thalamus. Kemudian thalamus mengirimkannya ke 2 “dua” tempat yaitu amygdala dan korteks prefrontal.

Amygdala dan korteks prefrontal ialah lokasi utama yang berfungsi bagi jiwa dan intelektual manusia. Sinyal dari thalamus akan diterima terlebih dahulu ileh amyugdala karena jalur yang dilalui amygdala lebih cepat dengan melewati satu jalur bagian-bagian neuron pada sistem saraf pada manusia. Jalur yang dilalui amygdala langsung terhubung dengan thalamus.

  • Pendengaran
    Kemudian sinyal yang dikirim ke korteks prefrontal akan menghasilkan neokorteks yang letaknya jauh. Lokasi yang jauh dari pusat sinyal yang diterimanya ternyata memiliki peran yang tidak biasa. Pada neokorteks kita bisa mengenal yang namanya reaksi yang tidak spontan. Jadi kalau misalnya kita memainkan sebuah nada, amygdala akan memainkan terlebih dahulu secara spontan lalu dilanjutkan oleh neokorteks.
  • Penglihatan
    Adapun cara kerja thalamus saat melihat dimulai dari gambar yang dilihat mengirimkan sinyal ke thalamus, kemudian thalamus akan mengarahkan pesan sensorik ke area penglihatan.
  • Penciuman
    Sedangkan saat kita sedang menggunakan indera penciuman melalui hidung, dengan sistem kerja pada indera penglihatan hampir sama seperti saat thalamus menerima pesan sensorik ketika melihat, hanya saja sinyal ditangkap oleh indera penciuman yaitu hidung. Perbedaan lain ketika otak sedang bekerja menggunakan indera penciuman sinyal yang ditangkap dapat kita sebut bulbus olfaktori. Lokasi bulbus olfaktori berada di dekat area yang berhubungan emosi. Dengan demikian saat kita sedang mencium sesuatu pasti ada beberapa memori yang terpendam akan kita ingat.
Baca Juga  Batang Otak (Brainstem) : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Bagiannya

Penyakit Yang Berhubungan Dengan Thalamus

Adapun penyakit yang berhubungan dengan thalamus yaitu:

  • Fatal Familial Insomnia
    Penyakit neurodegeneratif yang langka dimana seseorang akan mengalami gejala insomnisa. Kondisi orang yang mengelaminya akan tidak dapat tidur siang dan saat malam tidur tidak tidur atau tidur dalam jangka waktu yang sebentar. Hal ini karena thalamus sebenarnya bisa menjadi pengatur tidur, sayangnya saat fatal familial insomnia terjadi, neuron dan astrogliosis pada thalamus akan hilang karena mengalami atrofi selektif. Jika hal ini berlangsung lama maka akan menyebabkan kematian jangka pendek.
  • Stroke Thalamus
    Stroke thalamus bisa terjadi pada seseorang karena otak mengalami pendarahan sehingga komponen darah mungkin saja terganggu. Strokr thalamus biasa terjadi pada dewasa muda. Terkadang penyakit ini sering tidak dapat ditentukan mengapa bisa terjadi. Beberapa tindakan untuk mengatasi stroke thalamus dengan melakukan terapi menggunakan oksigen dan infus sebagai alat untuk mempermudah proses cairan dan zat masuk. Tindakan pengangkatan sumbatan akibat pendarahan pada thalamus perlu dilakukan agar mengurangi resiko stroke.
  • Tremor
    Tremor terjadi karena otak tidak bisa mengontrol dan mengendalikan fungsinya sehingga sering mengalami pergerakan tidak sadar terutama pada bagian tangan.
  • Skizofrenia
    Skizofrenia bisa disebabkan oleh adanya kerusakan thalamus, hal ini karena thalamus memiliki banyak koneks korteks prefrontal. Kelainan pada thalamus bisa dikaitkan dengan gejala-gejala yang terjadi pada seseorang yang mengalami skizofrenia.

Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Thalamus

Tentunya saat kondisi thalamus sehat atau memiliki beberapa penyakit yang berhubungan dengan thlamus ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kerja thalamus. Beberapa faktor diantaranya dapat dilihat dibawah ini.

  • Rangsangan Sel-Sel Otak
    Rangsangan sel-sel otak bisa membantu cara kerja bagian otak termasuk otak thalamus. Kegiatan yang dapat menstimulasi sel-sel otak dengan melakukan kegiatan seperti bermusik, berbicara, mendengarkan, menulis, berhitung dan menghafal.
  • Nutrisi
    Nutrisi yang dikonsumsi oleh otak sangat penting tidak hanya bagi kesehatan otak tetapi bisa meningkat fungsi dan kerja otak agar maksimal.
  • Obat-Obatan Sistem Saraf
    Ada beberapa obat-obatan yang bisa mempengaruhi sistem saraf pada manusia. Oleh karena itu penggunaan obat jangan sering dikonsumsi apabila memang tidak diperlukan. Selain menganggu sistem saraf penggunaan obat terlebih bisa mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh manusia seperti ginjal dan hati.
  • Sistem hormon pada manusia.
  • Lingkungan
    Kondisi lingkungan bisa mempengaruhi sistem kerja saraf, misalnya kehidupan sosial di sekolah, tempat kerja maupun lainnya.
  • Psikologis
    Psikologis seseorang jangan dianggap enteng, ternyata masalah psikologis bisa membantu seseorang dalam menghadapi sesuatu. Apabila seseorang keputusan terhadap suatu tindakan yang mereka lakukan maka fungsi otak akan terstimulasi.
  • Olahraga
    Kegiatan olahraga bisa meningkatkan kekuatan tulang manusia tetapi bisa membuat otak manusia bekerja. Pada saat kita melakukan olahraga otak berperan penting dalam mengatur keseimbangan tubuh. Apabila kegiatan ini rutin dilakukan maka fungsi otak dalam menjaga keseimbangan tubuh bisa berjalan.
Baca Juga  Tuba Fallopi : Pengertian, Struktur, Bagian, Fungsi Dan Penyebabnya

Demikianlah pembahasan mengenai Thalamus : Pengertian, Struktur, Fungsi, Letak, Cara Kerja, Penyakit Dan Faktor semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂