Sel Saraf (Neuron) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Macam Dan Gambarnya

Posted on
Sel Saraf (Neuron) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Macam Dan Gambarnya
5 (100%) 1 vote

Sel Saraf (Neuron) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Macam Dan Gambarnya

Sel Saraf (Neuron) – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Sel Saraf “Neuron” yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Sel Saraf, Struktur Sel Saraf, Fungsi Sel Saraf dan Macam Macam Sel Saraf, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Sel Saraf (Neuron)

Sel Saraf atau yang biasa kita sebut neuron ialah sel yang merupakan satuan kerja utama dalam sistem saraf manusia. Sel saraf berfungsi untuk menghantarkan impuls listrik dari suatu rangsangan “Stimulus”. Sistem saraf dibentuk oleh jutaan sel saraf. Sifat unik dari sel saraf yang peka terhadap rangsangan ini membuatnya berbeda dibandingkan banyak sel lain di dalam tubuh.

Sebuah sel saraf memiliki satu badan sel yang memiliki sitoplasma dan juga memiliki nukleus “inti sel”. Selain sel saraf, dalam sistem saraf manusia juga terdapat sel glia yang memiliki fungsi sebagai support bagi sel saraf.

Struktur Dan Bagian Sel Saraf (Neuron)

Adapun struktur dan bagian sel saraf (neuron) yang diantaranya  yaitu:

Dendrit

Merupakan percabangan berasal dari badan sel yang muncul seperti tonjolan bercabang. Dendrit bermanfaat untuk menerima dan menghantarkan rangsangan berasal dari badan sel.

Badan Sel

Badan sel merupakan anggota terbesar berasal dari sel saraf yang memiliki kandungan banyak komponen penting. Di didalam badan sel terkandung sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (Anak inti). Badan sel bertugas untuk menerima rangsangan berasal dari dendrit lantas meneruskan rangsangan tersebut ke akson (neurit).

Baca Juga  Kelenjar Prostat : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian, Penyebab, Pencegahan Dan Cara Mengobatinya

Badan sel punya sebuah inti dan di dala sitoplasmanya terkandung butir Nissl yang bermanfaat untuk sintesis protein. Butir Nissl bisa mobilisasi kegunaan tersebut karena memiliki kandungan RNA di dalamnya. Badan sel cuma terkandung terhadap saraf pusat (Otak dan sumsum tulang belakang) dan terhadap ganglion (sekumpulan sel saraf di luar proses saraf pusat).

Akson (Neurit)

Akson (Neurit) adalah serabut sel saraf panjang yang muncul seperti penjuluran berasal dari badan sel. Neurit serupa bersama dengan dendrit, bedanya neurit haya ada satu buah dan berukuran lebih besar dan juga lebih panjang.

Akson berperan didalam menghantarkan stimulan berasal dari badan sel menuju efektor seperti sel otot atau sel kelenjar. Untuk mobilisasi fungsinya ini, di didalam neurit terkandung struktur yang disebut neurofibril. Beberapa sel saraf, neuritnya dibungkus oleh sebuah selaput yang disebut selaput mielin.

Bayangkan saja akson atau neurit ini seperti kabel listrik, lantas di dalamnya terkandung kabel yakni neurofibril dan pembungkus kabel tersebut kita sebut degan selaput mielin. Ujung berasal dari sebuah neurit umumnya dapat terkait bersama dengan ujung dendrit berasal dari sel lainnya. Diantara tempat pertemuan neurit bersama dengan dendrit dapat ditemukan sebuah celah yang disebut bersama dengan sinapsis. Pertukaran informasi antar sel neuron berlangsung di sinaps ini.

Selaput Mielin

Selaput atau selubung Mielin adalah selaput pembungkus neurit. Selubung mielin tersusun berasal dari lemak. Selaput mielin mempunya segmen – segmen dan lekukan di pada dua segmen disebut nodus ranvier.

Selaput mielin ini dikelilingi oleh sel schwann. Fungsi berasal dari anggota ini adalah untuk memelihara sel saraf berasal dari rusaknya dan menghindar bocornya stimulan dan juga mempercepat hantaran stimulan yang masuk. Selubung mielin diproduksi oleh sel glial.

Baca Juga  Ekosistem : Pengertian, Komponen, Ciri, Macam Dan Contohnya

Sel Schwaan

Sel Schwann adalah sel yang mengitari selubung mielin. Nama berasal dari sel ini diambil alih berasal dari nama penemunya yakni Theodore Schwaan, seorang ilmuan berasal dari Jerman. Sel schwann dapat menghasilkan lemak yang membungkus neurit berkali kali lipat hingga terbentuknya selubung mielin. Sel Schwann bermanfaat untuk mempercepat jalannya impuls, sedia kan nutrisi bagi neuri dan menolong regenerasi berasal dari neurit.

Nodus Ranvier

Nodus Ranvier adalah anggota antar dua segmen selubung mielin. Nodus Ranvier bermanfaat seagai loncatan stimulan saraf supaya hingga lebih cepat ke tempat tujuan. Nodus ranvier mempunyai diameter kira-kira 1 mikrometer dan ditemukan oleh Louis Antoine Ranvier.

Sinapsis

Sinapsi adalah celah yang terkandung terhadap pertemuan satu neuron bersama dengan neuron lainnya. Setiap sinapsis sedia kan koneksi antar neuron sehing memungkinkan terjadinya pertukaran informasi antar neuron tersebut.

Informasi ini ditukarkan didalam bentuk zat kimia yang disebut Neurotransmiter. Pada ujung neurit tiap tiap sel saraf terkandung sebuah kantong yang disebut Bulbus Akson, nah kantong inilah yang dapat menghasilkan neurotransmiter tadi.

Macam-Macam Sel Saraf (Neuron)

Nah berdasarkan fungsinya sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok yakni sel saraf sensorik, sel saraf motorik dan sel saraf konektor/intermediet, untuk lebih jelas dari masing-masing simak berikut ini.

  • Sel saraf Sensorik adalah jenis sel saraf yang berguna untuk menghantarkan semangat dari reseptor di tubuh ke sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Sel saraf ini kerap terhitung disebut dengan sel saraf indra.
  • Sel Saraf Motorik adalah jenis sel saraf yang berguna untuk menghantarkn semangat dari sel sistem saraf pusat ke sel otot atau kelenjar sehingga tubuh bakal menanggapi rangsangan selanjutnya dengan bergerak atau membuahkan suatu product sekresi. Sel saraf motorik biasanya mempunyai dendrit yang pendek dengan akson yang sangat panjang.
  • Sel saraf konektor / intermediet / asosiasi ini merupakan jenis sel saraf yang berguna untuk menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lain yang terkandung di dalam sistem saraf pusat. Serabut saraf, akso dan dendrit dari sel ini bergabung dalam satu selubung dan bakal membentuk urat saraf sedang badan selnya berkumpul di satu tempat untuk membentuk ganglion saraf.
Baca Juga  Hipotalamus : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian Dan Hormon Yang Dihasilkan

Sedangkan berdasarkan strukturnya, sel saraf bisa dibagi jadi sel saraf unipolar, sel saraf bipolar dan sel saraf multipolar.

  • Sel Saraf Unipolar adalah neuron yang mempunyai satu buah akson yang bercabang.
  • Sel Saraf Bipolar adalah neuron yang mempunyai satu akson dan satu dendrit.
  • Sel Saraf Multipolar adalah neuron yang mempunyai satu dendrit dan akson yang bercabang.

Demikianlah pembahasan mengenai Sel Saraf (Neuron) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Macam Dan Gambarnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂