√ Pengertian Sains Etimologi, Terminologi, Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Ruang Lingkup – Tujuan – Ciri – Contoh

Posted on
√ Pengertian Sains Etimologi, Terminologi, Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Ruang Lingkup – Tujuan – Ciri – Contoh
5 (100%) 1 vote

Pengertian Sains Etimologi, Terminologi, Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Ruang Lingkup – Tujuan – Ciri – Contoh

Pengertian Sains Etimologi, Terminologi, Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Ruang Lingkup – Tujuan – Ciri – Contoh – Untuk hal ini wajar saja, apabila sebagian orang mendefinisikan sains sebagai cara terbaik untuk mempelajari suatu aspek tertentu. Khususnya yang berkaitan dengan alam dan bersifat terorganisir, sistematis dengan menggunakan sebuah metode saintifik yang sudah terbukti keabsahannya, yang sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pengertian Sains Secara Etimologi, Terminologi Dan Secara Umum

Pengertian sains secara etimologi berasal dari bahasa latin yakni “Scientia” yang dapat diartikan sebagai “pengetahuan” atau “mengetahui”. Setelah itu, lahirlah kata Science yang diketahui bersal dari bahasa Inggris.

Sedangkan pengertian sains secara terminologi ialah ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena alam dan mengungkap fenomena yang terkandung didalam yang dijabarkan melalui metode ilmiah.

Selain itu, terkadang juga Sains didefinisikan bahwa sains ialah suatu cara alam mempelajari aspek-aspek tertentu yang terdapat dari alam dengan terorganisir, sistematik dan juga dengan metode saintifik yang terbakukan.

Pengertian Sains Menurut Para Ahli

Selain pengertian atau definisi sains diatas, juga terdapat beberapa pengertian sains yang dikemukan oleh para ahli. Adapun pengertian tersebut antara lain sebagai berikut:

Baca Juga  √ Pengertian Seni Rupa Murni Secara Umum Serta Fungsi - Manfaat - Tujuan - Jenis - Contoh - Gambar
  • Menurut Webster’s New Collegiate Dictionary
    Berdasarkan pendapat Webster’s New Collegiate Dictionary, bahwa pengertian sains ialah pengetahuan yang dicapai melalui studi atau praktek atau pengetahuan yang memiliki kebenaran dari pengoperasian ilmu misalnya yang diperoleh dan diuji melalui metode ilmiah.
  • Menurut Hardy Dan Fleer
    Menurut Hardy dan Fleer “1996” bahwa sains dalam perspektif yang lebih luas. Menurut ahli sains bahwa terdapat pengertian dan fungsi sains.
    1. Sains sebagai kumpulan pengetahuan.
    2. Sains sebagai suatu proses.
    3. Sains sebagai kumpulan nilai.
    4. Sains sebagai suatu cara untuk mengenal dunia.
  • Menurut Hardy Dan Fleer
    Hardy dan Fleer memberikan penekanan bahwa terdapat aspek nilai ilmiah yang melekat kedalam sains yang termasuk didalam nilai kejujuran, rasa ingin tahu dan keterbukaan saat dan setelah seseorang melakukan suatu proses-proses sains.
  • Menurut Einstein
    Menurut Einstein “1940” mengatakan bahwa sains ialah “science is the attempt to make the chaotic diversity of our sense ecperience correspond to a logically uniform system of thought. Menurut ahli fisika ini bahwa pengertian sains ialah sebuah bentuk upaya atau kegiatan yang memungkinkan dari berbagai variasi atau pengalaman inderawi mampu membentuk sebuah sistem pemikiran atau pola pikir yang secara rasional seragam.
  • Menurut Doran
    Menurut Doran R-et al. “1998” mengatakan bahwa pengertian sains adalah “Learning science is something that students do, actively, non something that is done to them”.
  • Menurut UU No. 2 Tahun 2003
    Menurut UU No. 2 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional “SISDIKNAS” bahawa pengertian sains ialah salah satu mata pelajaran yang sangat penting dan tidak dapat pisahkan dari kegiatan manusia, yang dalam undang-undang dijelaskan bahwa pembelajaran sains “ilmu pengetahuan alam” diberikan pada jenjang pendidikan yang terdapat di Indonesia “SD/MI, SMP/MTS, maupun SMK” baik negeri maupun swasta.
  • Menurut Sund
    Menurut Sund “Yudianto, 11:2005” bahwa pengertian sains adalah sebagai produk dan proses hal-hal berikut:1. Scientific attitudes “sikap ilmiah” yaitu misalnya keyakinan nilai-nilai, gagasan, objektif, jujur, menghargai pendapat orang lain dan sebagainya.
    2. Scientific processes or methods “metode ilmiah” yaitu suatu cara khusus dalam memecahkan problem misalnya mengamati fakta, membuat hiptesis, merancang dan melaksankan eksperimen, mengumpulkan dan menyusun data, mengevaluasi data, menafsirkan dan menyimpulkan data serta membuat teori dan mengkomunikasikannya.
    3. Scientific products atau produk ilmiah yang berarti terdapat fakta, konsep, prinsip, hukum, teori tentang fenomena alam dan juga sebagainya.
Baca Juga  Teks Prosedur : Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri, Macam, Kaidah Kebahasaan Dan Contohnya

Ruang Lingkup

Ruang lingkup sains terbatas pada berbagai hal yang dapat dipahami oleh indera “penglihatan, sentuhan, pendengaran, rabaan dan pengecapan” atau dapat dibilang sains itu pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian.

Definisi sains seperti tadi diatas seringkali dikenal atau disebut dengan sains murni, untuk dapat membedakannya dengan sains terapan, yang merupakan aplikasi dari sains yang ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Ilmu sains pada di klasifikasikan menjadi 2 “dua” diantaranya yaitu:

  • Natural sains / Ilmu pengetahuan alam.
  • Sosial sains / Ilmu pengetahuan sosial.

Tujuan Sains

Segala sesuatu diciptakan dengan sebuah tujuan, begitu pula dengan sains. Ada beberapa alasan yang menjadi titik mula lahirnya sains. Salah satunya ialah sebagai sarana untuk mengungkapkan sebuah fakta.

Tentunya hal ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa metode penyelidikan ilmiah seperti observasi, hipotesi, prediksi, penelitian dan kemudian kesimpulan.

Ciri-Ciri Sains

Untuk bisa mengenali dan memahami sains maka berikut ini di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri sains yang bisa dijadikan sebagai acuan.

  • Sains memiliki satu ciri khas berupa logis dan rasional “masuk akal”.
  • Didasarkan pada bukti yang dapat dibuktikan keakuratannya.
  • Falsifable.
  • Dapat digunakan dalam berbagai situasi yang sama.
  • Terdapat sebuah kesenjangan yang tidak dapat dijelaskan oleh teori.
  • Objektif, baik dalam segi bias maupun kontrol variabel.
  • Jujur dan apa adanya.
  • Tidak ada keraguan seperti kebetulan maupun korelasi lain yang tidak bisa dibuktikan.
  • Memiliki penjelasan yang sederhana.

Contoh Dari Pembagian Bidang Sains

Lantas di bagian bawah ini ialah beberapa contoh dari sekian banyak pembagian berbagai bidang sains, khususnya IPA atau natural sains misalnya seperti:

  • Biologi “Biology” = Anatomo, biofisika, Fisiologi, Genetika, Ekologi, Taksonomi, Virulogi, Zoologi dan lain-lain.
  • Kimia “Chemistry” = Kimia Analitik, Elektrokimia, Kimia Organik, Kimia anorganik, Ilmu material, kimia polimer, thermokimia dan lain-lain.
  • Fisika “Physics” = Astronomi, Kinetika, Fisika Nuklir, Dinamika, Fisika Material, mekanika quantum, thermodinamika, optik dan lain-lain.
  • Ilmu Bumi “Earth Science” = Ilmu lingkungan, geologi, geodesi, hydrologi, paleontologi, meteorologi, oceanografi dan lain-lain.
Baca Juga  Teks Deskripsi : Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur, Jenis, Langkah Membuat, Kaidah Kebahasaan Dan Contohnya

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Sains Etimologi, Terminologi, Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Ruang Lingkup – Tujuan – Ciri – Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂