Ligamen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Jenis, Mekanisme Kerja, Cedera Dan Gambarnya

Posted on
Ligamen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Jenis, Mekanisme Kerja, Cedera Dan Gambarnya
5 (100%) 1 vote

Ligamen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Jenis, Mekanisme Kerja, Cedera Dan Gambarnya

Ligamen – Dalam hal ini tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang membentuk jaringan yang akan memberikan struktur dan fungsi sama pada suatu organ. Adapun jaringan dengan struktur yang khusus memungkinkan jaringan tersebut memiliki fungsi yang khusus pula.

Dalam ilmu kedokteran dikenal istilah sistem muskoloskeletal yang berfungsi sebagai penyangga tubuh dan pemberi bentuk tubuh. Sistem musculoskeletal juga disebut dengan sistem gerak pada manusia. Sistem gerak ini terdiri dari tulang dan otot, antara tulang dan otot dihubungkan oleh suatu struktur yang disebut dengan jaringan ikat.

Dan adapun tulang disebut dengan alat gerak pasif karena ia tidak memiliki kemampuan sendiri untuk bergerak. Sedangkan otot disebut dengan alat gerak pasif karena memiliki kemampuan berkontraksi yang memungkinkan ia bergerak sehingga dengan kemampuan itu, otot dapat menggerakkan tulang.

Untuk melakukan berbagai gerakan, diantara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya dihubungkan oleh suatu jaringan yang disebut dengan sendi. Ligament dan tendon menjadi komponen penunjang yang sangat penting sebagai penunjang sendi.

Ligament dan tendon merupakan suatu jaringan ikat selain fasia. Ligament berperan dalam menghubungkan antara dua tulang. Fasia berperan dalam menghubungkan satu otot dengan otot lainnya, sedangkan tendon berperan menghubungkan antara otot dengan tulang.

Pengertian Ligamen

Ligamen merupakan jaringan berbentuk pita yang tersusun dari serabut-serabut yang berperan dalam menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain pada sendi. Ligament ialah pita jaringan elastis yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian, membantu mengontrol rentang gerak dan menstabilkan mereka sehingga tulang dapat bergerak dengan baik.

Baca Juga  Kelenjar Endokrin : Pengertian, Peranan, Fungsi Dan Macamnya

Tanpa adanya ligament, antara tulang yang satu dengan tulang yang lain tidak akan menyatu dan juga tidak dapat melakukan pergerakan saat otot berkontraksi, walaupun bisa gerakan yang ditimbulkan tidak akan sempurna.

Ligament biasanya memiliki elastisitas yang tinggi, yang dapat memperpanjang dan mengubah bentuk mereka ketika berada dalam ketegangan dan kemudian kembali ke bentuk aslinya saat ketegangan ituΒ  mereda. Namun terdapat beberapa pengecualian dalam hal ini seperti ligament ovarium ligament putaran rahim dan ligament suspensorium ovarium.

Struktur Ligamen

Ligament merupakan jaringan kuncir yang punya komponen-komponen biomekanik yang unik. Ia dideskripsikan sebagai pita padat jaringan kuncir kolagen. Struktur ligament terdiri berasal dari protein yang disebut bersama kolagen. Protein kolagen ini berupa panjang, fleksibel, dan berupa seperti benang atau serat.

Serat kolagen banyak ditemukan di tubuh manusia maupun mamalia lainnya. Kehadiran jaringan kolagen menyebabkan kulit jadi elastis dan membentuk beberapa besar jaringan ikat. Sifat elastis yang dimilikinya menyebabkan kulit sanggup teregang disaat tubuh melakukan gerakan seperti melipat siku, dan lain sebagainya. Serat kolagen kerap diatur dalam pola persimpangan, yang menolong menghindar sendi tubuh bergerak melebihi batas kewajarannya.

Fungsi Umum Ligamen

Adapun fungsi umum ligamen yang diantaranya yaitu:

Menentukan Rentang Gerakan

Ligament yang berada dalam setiap sendi tubuh bertanggung jawab pada pilih sejauh mana rentang gerakan yang berasal dari sendi tersebut. Sehingga bersama demikian, sanggup menghindar terjadinya dislokasi sendi. Ligament terhitung sanggup menolong menghindar hiperekstensi tulang atau sendi. Jadi singkatnya, ligament berfaedah untuk menstabilkan sendi dan membimbing mereka sepanjang gerakan.

Perlindungan Tulang Dan Sendi

Ligament sanggup memberikan pemberian pada tulang dan sendi berasal dari patah, gara-gara disaat berjalan ketegangan pada sendi, ligament sanggup berubah wujud di bawah beban konstan.

Proprioseptif

Fungsi lain berasal dari ligament adalah untuk mempertahankan postur seseorang bersama proses proprioseptif. Contohnya ialah disaat sendi lutut dibengkokkan, maka dapat merangsang saraf proprioseptif untuk menyebabkan kontraksi otot pada saat yang sejalan ,sehingga menyebabkan orang memahami posisi lutut dan kaki.

Jenis Dan Fungsi Khusus Ligamen

Ligament sanggup diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utaman, yakni :

Ligament Articular

Ligament articular merupakan jaringan kuncir yang menghubungkan pada tukang-tulang untuk membentuk sendi. Ligament ini sangat kuat dan memiliki serat padat. Fungsi berasal dari ligament articular ialah untuk mengubungkan jaringan dan menolong melenturkan atau memperpanjang jaringan tubuh. Contoh ligament ini seperti :

  • Bagian kepala dan leher meliputi ligament krikotiroid, ligament periodontal, dan ligament suspensorium okluar
  • Bagian pergelangan tangam terdiri atas ligament dorsal radiokarpal, ligament kolateral, ligament palmar radiokalpar, dan lain sebagainya.
  • Bagian dada meliputi ligament suspensorium
  • Bagian lutut meliputi ligament patella, ligament cruciatum anterior, ligamen kaudal, ligament kolateral lateralis, dan ligament kolateral
Baca Juga  Sitoplasma : Pengertian, Ciri, Struktur, Fungsi Dan Komponennya

Ligament Remnant Fetal

Ligament ini merupakan ligament yang udah ada sejak lahir dan tetap tetap berkembang jadi jaringan menyerupai ligament. Contohnya ialah :

  • Ligament venosum
  • Ligament arteriosum
  • Tali arteri umbilikalis
  • Ligamentum lingkaran hati

Ligament Peritoneal

Merupakan ligament yang terbentuk di dalam dan di lebih kurang susunan membrane berasal dari rongga perut. Ligament peritoneal melingkari sejumlah pembuluh darah di rongga perut, terhitung pembuluh darah portal ke hati, dan berperan pad abagian penting berasal dari proses reproduksi wanita. Contoh berasal dari ligament ini ialah :

  • Ligament hepatoduodenal
  • Ligament uterus

Ligament Aksesorium

Merupakan ligament bersama struktur yang sanggup memperkuat ligament lain (pembantu). Contohnya ligament yang ada di tulang belakang yang sanggup memberikan stabilitas tulang atau tulang rawan

Mekanisme Kerja Ligamen

Pada dasarnya, komitmen kerja berasal dari ligament sangat berkaitan bersama tendon. Ligament dan tendon merupakan jaringan pasif yang tidak punya kemampuan melakukan kontraksi untuk membuahkan gerakan.

Tendon menolong terjadinya pergerakan sendi bersama cara mentransmisikan tekanan berasal dari otot ke tulang. Dibandingkan bersama otot, tendon punya serat yang kaku, punya kemampuan tarik yang besar, dan sanggup menghindar tegangan yang besar. Oleh karen aitu pada ruang yang pergerakannya terbatas, kerjasama otot ke tulang dijalankan oleh tendon.

Tendon sanggup menghindar beban yang sangat besar bersama deformasi yang sangat kecil. Sifat ini sanggup menjadikan tendon untuk mentransformasikan gaya ke tulang tanpa menggunakan kekuatan untuk regangan tendon.

Ligament sendiri berperan melanjutkan gaya yang ditransmisikan berasal dari otot pada tulang yang satu bersama tulang yang lain, supaya disaat berjalan suatu pergerakan, stabilitas sendi sanggup dipertahankan. Tendon dan ligament terhitung kuat dan tidak dapat putus bersama mudah. Kerusakan kebanyakan berjalan di pertemuan bersama tulang.

Baca Juga  Vena (Pembuluh Balik) : Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur Dan Jenisnya

Cedera Pada Ligamen

Oleh gara-gara ligament memainkan fungsi yang penting dalam pergerakan sendi, maka ia terhitung sanggup mengalami cedera. Cedera pada ligament kerap disebut oleh orang awam bersama istilah terkilir. Terkilir berjalan gara-gara ada regangan yang melebihi batas normal suatu kemampuan ligament. Ketika ligament rusak lebih parah, maka sanggup berjalan robek atau pecah. Berikut merupakan macam-macam cedera yang sanggup berjalan pada ligament :

Cedera Ligament Di Lutut

Dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, seperti memutar lutut bersama kaki yang ditahan, memperluas gerakan lutut sangat jauh, melompat dan mendarat bersama posisi lutut tertekuk, menghentikan secara tiba-tiba saat berjalandan mengangkat badan berasal dari satu segi ke segi lain secara tiba tiba.

Terdapat 4 ligamen yang rentan terkena cedera di tempat lutut, yakni :

  • Ligamentum cruriatum anterior
  • Ligamentum cruriatum posterior
  • Lateral ligament kolateral
  • Medial ligament kolateral

Cedera Pergelangan Kaki

Cedera pergelangan kaki berjalan disaat ligament yang menolong tulang-tulang pergelangan kaki teregang atau terobek. Cedera pergelangan kaki merupakan cedera yang paling kerap berjalan pada atlet. Penyebabnya seperti kesalahan dalam mendarat saat melompat, berlari di permukaan yang tidak rata, dan sebagainya.

Faktor-faktor yang memengaruhi cedera pergelangan kaki seperti :

  • Kelemahan otot terlebih di lebih kurang pergelangan kaki
  • Lemah atau longgarnya ligament yang berada di sendi pergelangan kaki
  • Fleksibilitas yang buruk
  • Kurang melakukan pemanasan dan pergangan sebelum akan berolahraga
  • Keseimbangan yang buruk

Cedera Pergelangan Tangan

Cedera ini berjalan gara-gara ada regangan yang berlebihan pada ligament di lebih kurang pergelangan tangan. Derajat cedera pada pergelangan tangan sanggup dibagi jadi 3, yakni :

  • Derajat 1 : ligament meregang tanpa memahami robekannya
  • Derajat 2 : ligament robek sebagian
  • Derajat 3 : ligament robek total

Demikianlah pembahasan mengenai Ligamen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Jenis, Mekanisme Kerja, Cedera Dan Gambarnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚