Ekosistem : Pengertian, Komponen, Ciri, Macam Dan Contohnya

Posted on
Ekosistem : Pengertian, Komponen, Ciri, Macam Dan Contohnya
5 (100%) 1 vote

Pengertian Ekosistem Serta Komponen, Ciri, Macam Dan Contohnya

Pengertian Ekosistem – Ekosistem merupakan sebuah sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara tamu dengan lingkungan. Ekosistem ini dapat juga dianggap sebagai tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh, diantara seluruh elemen lingkungan yang masing-masing memiliki pengaruhnya satu sama lain.

Di dalam suatu ekosistem ada organisme yang berkembang di masyarakat bersama dengan lingkungan fisik di suatu sistem. Organisme tersebut akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, namun sebaliknya organisme juga bisa mempengaruhi lingkungan fisik tersebut untuk hidup. Organisme yang ada di mikroorganisme tertentu akan menghasilkan suatu sistem kontrol. Nah berikut ini ulasan lengkap mengenai ekosistem, mulai dari pengertian ekosistem, contoh ekosistem, komponen ekosistem, macam macam ekosistem dan lainnya.

Pengertian Ekosistem

Lantas apa yang dimaksud dengan ekosistem “ecosystem”,,?? Secara umum, pengertian ekosistem ialah suatu sistem ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik yang tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik di sekitarnya.

Ekosistem ialah penggabungan dari tiap-tiap unit biosistem yang didalamnya terdapat hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan fisik sehingga aliran energi mengarah ke struktur biotik tertentu yang mengakibatkan terjadinya siklus materi organisme dengan anorganisme. Dalam hal ini matahari merupakan sumber dari semua energi yang ada dalam suatu ekosistem.

Dengan kata lain, pengertian ekosistem ialah suatu kesatuan yang utuh dari lingkungan dan makhluk hidup yang saling mempengaruhi. Pada suatu ekosistem setiap makhluk hidup dalam komunitas berkembang secara bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem artinya, makhluk hidup akan beradaptasi dengan lingkungannya dan sebaliknya makhluk hidup juga akan mempengaruhi lingkungannya untuk keperluan hidup.

Pemahaman ini berdasarkan Hipotesis Gaia yang mengatakan, “setiap organisme khususnya mikoorganisme, akan bersama-sama dengan lingkungan fisik dalam menciptakan suatu pengendalian sistem “system control” yang dapat menjaga kondisi bumi yang sesuai untuk kehidupan.

Komponen Ekosistem

Pada dasarnya suatu ekosistem dibentuk oleh komponen-komponen biotik dan abiotik sehingga menjadi satu kesatuan. Mengacu pada pengertian ekosistem di atas, adapun komponen-komponen ekosistem ialah sebagai berikut:

Baca Juga  Anus : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian Dan Penyakitnya

Komponen Biotik

Komponen biotik adalah sesuatu yang hidup “organisme” di dalam ekosistem dan mengatur suatu ekosistem selain komponen abiotik, komponen biotik ini terdiri dari beberapa macam yaitu:

  • Produsen
    Yaitu makhluk hidup atau organisme yang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Beberapa organisme yang termasuki dalam kelompok produsen diantaranya, tumbuhan hijau, tumbuhan lain yang mempunyai klorofil.
  • Konsumen “heterotrof”
    Yaitu organisme yang memakan berbagai bahan organik yang dihasilkan oleh organisme lainnya. Komponen konsumen disebut juga dengan konsumen makro “fagotrof” karena mengkonsumsi makanan yang berukuran lebih kecil, beberapa yang termasuk dalam konsumen yaitu manusia, hewan, jamur, mikroba.
  • Pengurai “dekomposer”
    Yaitu organisme yang memiliki peran sebagai pengurai berbagai bahan organis yang berasal dari organisme lain yang telah mati ataupun sisa pencernaan.
  • Penghancur “detivritor”
    Yaitu organisme yang dapat menghancurkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa-sisa organisme lainnya yang telah mati.

Komponen Abiotik

Dalam hal ini komponen abiotik ialah komponen fisik dan kimia yang berperan sebagai medium atau subtrat tempat berlangsungnya kehidupan organisme. Komponen abiotik ini terdiri dari senyawa organik, anorganik dan berbagai faktor yang mempengaruhi distribusi organisme seperti:

  • Suhu, yaitu suatu proses biologis yang mempengaruhi suhu tubuh organisme, misalnya mamalia dan unggas yang membutuhkan energi untuk mengatur suhu tubuhnya.
  • Air yaitu komponen kimia yang dibutuhkan setiap organisme untuk bertahan hidup.
  • Garam yaitu komponen kimia yang dapat mempengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui proses osmosis sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Cahaya Matahari yaitu komponen kimia yang dibutuhkan organisme untuk melakukan fotosintesis.
  • Tanah dan Batu yaitu komponen fisik yang digunakan oleh organisme sebagai tempat tinggal dan berkembang biak.
  • Iklim yaitu kondisi cuaca pada suatu daerah dalam waktu yang cukup lama.

Ciri-Ciri Ekosistem

Seperti yang kita ketahui bahwa di bumi ini ada banyak macam dan jenis dari ekosistem pada dasarnya ekosistem ini dibagi menjadi 2 macam yaitu ekosistem air dan ekosistem daratan. Nah berikut ini ciri-ciri ekosistem diantaranya:

Ciri Ekosistem Darat

Berikut ini ciri-ciri dari ekosistem darat yaitu:

  • Ekosistem yang memiliki lingkungan fisik yang berupa daratan lingkungan fisik yang berasal dari ekosistem daratan dan memang ada di wilayah daratan. Tetapi di wilayah tersebut bukan berarti tidak ada perairan sama sekali, karena di ekosistem daratan kita tetap bisa menemui perairan, tapi yang lebih dominan ialah wilayah daratannya, sedangkan wilayah perairannya hanya sebagai tambahan saja.
  • Memiliki 3 struktur vegetasi yang dominan dalam skala luas, ekosistem daratan ialah gambaran interaksi dari makhluk hidup dengan lingkungannya secara umum. Sehingga ekosistem daratan tidak hanya meliputi daerah yang sempit saja. Tetapi meliputi wilayah yang juga luas, oleh karena itu ekosistem daratan lebih sering dikenal sebagai bioma.
  • Jenis tumbuhan dan hewan yang beradaptasi pada lingkungan atau wilayah di daratan. Di ekosistem daratan beberapa jenis tumbuhan dan hewan akan beradaptasi di wilayah daratan. Hal itu dikarenakan oleh daratan yang telah menjadi habitat dari flora dan fauna tersebut. Karena ekosistem daratan ini terdiri dari beberapa jenis dan setiap jenisnya memiliki karakteristiknya masing-masing.
Baca Juga  Otak Kecil : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu

Ciri Ekosistem Laut

Berikut ini ciri-ciri dari ekosistem laut yaitu:

  • Ekosistem laut memiliki variasi suhu yaitu perbedaan suhu di antara bagian permukaannya dengan bagian dalam laut atau kedalaman air laut.
  • Memiliki tingkat salinitas atau tingkat keasinan dan kadar garam yang larut di dalam air laut yang cukup tinggi, bahkan hingga semakin mendekati garis khatulistiwa maka tingkat salinitasnya akan semakin tinggi.
  • Tidak akan terlalu dipengaruhi oleh keadaan iklim dan juga cuaca.
  • Didominasi oleh NaCI atau garam sampai mencapai 75%.

Macam-Macam Ekosistem

Secara umum terdapat beberapa macam ekosistem yakni ekosistem alami “darat dan air” dan ekosistem buatan manusia, adapun penjelasan macam-macam ekosistem ialah sebagai berikut:

Ekosistem Darat “Terestrial”

Pengertian ekosistem darat ialah suatu ekosistem yang lingkungan fisiknya didominasi oleh daratan dan kondisinya dapat dipengaruhi oleh iklim dan gangguan pada lingkungannya. Beberapa contoh ekositem darat diantaranya yaitu:

  • Hutam hujan tropis, yaitu bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap, hutan ini banyak ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa yakni kurang lebih pada lintang 0 derajat – 10 derajat ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa.
  • Padang rumput, yaitu dataran tanpa pohon “kecuali yang berada di dekat sungai atau danau” yang biasanya ditumbuhi rumput pendek.
  • Sabana yaitu padang rumput yang dipenuhi oleh semak/perdu dan disekelilingi oleh beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar seperti palem dan akasia.
  • Gurun yaitu suatu daerah yang sangat sedikit menerima curah hujan yaitu kurang dari 250 mm per tahun.
  • Hutan gugur yaitu bioma berupa hutan di wilayah tropika dan subtropika dengan iklim hangat sepanjang tahun, namun mengalami musim kemarau yang panjang selama beberapa bulan.
  • Taiga yaitu hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus dan sejenisnya, hewan yang ada di daerah ini diantaranya rusa besar, beruang hitam, rubah, serigala dan lain sebagainya.
  • Tundra yaitu bioma tempat dimana pertumbuhan pohon terhambat dan suhu lingkungan sekitarnya rendah, daerah ini sering juga disebut daerah tanpa pohon.
  • Kars “batu gamping/gua” yaitu bentuk permukaan bumi yang terbentuk oleh pelarutan batuan dan biasanya dicirikan dengan adanya depresi tertutup, drainase permukaan dan gua.
Baca Juga  Anatomi Tubuh Manusia : Pengertian, 12 Sistem-Sistem Organ Manusia, Fungsi Dan Gambarnya

Ekosistem Air “Akuatik”

Pengertian ekosistem air ialah suatu ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air/ peraira, beberapa contoh ekosistem air diantaranya:

  • Ekosistem air tawar, yaitu ekosistem air yang memiliki kadar garam yang rendah, misalnya danau, sungai dan rawa.
  • Ekosistem air laut yaitu ekosistem air yang terdapat di perairan laut dimana kadar garamnya tinggi terdiri atas ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal/bitarol dan ekosistem pasang surut.
  • Ekosistem estuari yaitu ekosistem perairan semi-tertutup yang memiliki badan air dengan hubungan terbuka antara perairan laut dan air tawar yang dibawah oleh sungai.
  • Ekosistem terumbu karang yaitu ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat semacam batu kapur.
  • Ekosistem lamun yaitu kelompok tumbuh-tumbuhan berbungaan yang hidup di lingkungan laut yaitu di perairan pantang yang dangkal.

Ekosistem Buatan

Pegertian ekosistem buatan ialah suatu ekosistem yang terbentuk dari hasil campur tangan manusia untuk keperluan tertentu. Beberapa contoh ekosistem buatan diantaranya:

  • Bendungan
  • Sawah irigasi
  • Sawah tandah hujan “agroekosistem”
  • Perkebunan kelapa sawit
  • Hutan tanaman produksi “jati dan pinus”
  • Ekosistem ruang angkasa

Demikianlah pembahasan mengenai Ekosistem : Pengertian, Komponen, Ciri, Macam Dan Contohnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂