Otak Kecil : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu

Posted on
Otak Kecil : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu
5 (100%) 1 vote

Pengertian Otak Kecil Serta Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu

Otak Kecil – Otak merupakan bagian tubuh yang sering disebut dan diketahui oleh hampir semua orang dan dikenal dengan fungsinya sebagai pusat dari bagian tubuh. Sebagian orang menganggap otak ialah satu kesatuan yang tidak memiliki bagian-bagian tertentu sebab sering kita lihat dari berbagai gambar di berbagai media yang menunjukan bahwa otak ialah satu bagian sehingga seperti itu pula pemahaman yang diterima.

Dalam hal ini sesungguhnya otak terdiri dari bagian-bagian yang memiliki fungsi masing-masing dan satu sama lain sama-sama penting dan saling berhubungan. Bagian dalam otak ialah otak besar dan juga otak kecil. Untuk pembahasan kali ini akan diuraikan diantaranya pengertian otak kecil, fungsi otak kecil, struktur otak kecil, cara kerja otak kecil, dan akibatnya jika terganggu otak kecilnya, nah untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Otak Kecil

Otak kecil atau crebellum ialah bagian dari sistem saraf pada manusia pusat yang terletak di batang otak. Bagian ini mempunyai fungsi lebih cepat dari pada bagian otak yang lain sebab disusun oleh lebih dari 40 juta serat syaraf. Jadi bisa dibayangkan bila bagian otak kecil ini terjadi gangguan, tentu saja anggota tubuh lainnya akan ikut terganggu.

Baca Juga  Kelenjar Kelamin : Pengertian, Struktur, Fungsi Dan Kelainannya

Struktur Otak Kecil

Struktur otak kecil berbentuk mengkerut di bagian tengah, beratnya sekitar 1/8 dari berat otak secara keseluruhan yakni sekitar sekepalan tangan. Struktur dan bagian-bagian otak manusia khususnya otak kecil terdiri dari dua bagian yaitu:

  • Bagian abu-abu/grey matter yaitu komponen utama dalam sistem syaraf pusat yang mengandung badan sel syaraf sebagai pusat untuk menganalisa informasi.
  • Bagian putih/white matter yaitu bagian yang menghubungkan pusat-pusat informasi yang didapatkan oleh otak.

Bagian luar dari otak kecil disebut korteks dan bagian yang lebih dalam disebut medulla. Bagian korteks sendiri mempunyai tiga lapisan yakni molukular yang mengandung sel syaraf kecil, purkinje yang berbentuk besar dan bercabang serta granular yang merupakan lapisan terdalam.

Fungsi Otak Kecil

Otak kecil memiliki peran penting sebagaimana bagian otak lainnya, fungsinya yaitu:

  1. Mengontrol gerakan dan keseimbangan tubuh manusia yakni gerakan tubuh secara dalam keseharian seperti memberi perintah untuk berjalan dan berlari, serta menyeimbangkan tubuh manusia untuk tetap bisa berdiri dan menahan berat tubuh.
  2. Pengendalian otot untuk pergerakan tubuh, perannya yaitu memberi perintah pada mekanisme kerja otot dan sendi untuk melakukan tugasnya dengan lancar sehingga tubuh dapat bergerak bebas tanpa rasa sakit.
  3. Mengatur postur tubuh dan pergerakan bola mata, manusia dapat berdiri tegap karena perintah dari otak kecil, bola mata yang dapat bergerak seperti melirik juga merupakan tanggung jawab dan terjadi atas kontrol dari otak kecil.
  4. Membantu fungsi kognitif seperti bahasa, emosi dan perhatian seseorang. Otak kecil memiliki peran dalam mengungkapkan bahasa dan emosi menjadi sesuatu yang dimengerti oleh orang lain serta merekamnya dari pengalaman atau kejadian yang menjadi perhatiannya.
  5. Mengatur pergerakan dan informasi dari rangsangan agar dapat melakukan gerakan yang tepat, sel-sel dalam otak kecil mengatur agar tubuh mampu melakukan hal yang tepat dalam setiap kondisi, seperti menghindar dari bahaya, tersenyum ketika bergembira dan sebagainya.
Baca Juga  √ Pengertian Hutan Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Fungsi - Jenis - Manfaat

Cara Kerja Otak Kecil

Otak kecil bekerja dengan peran dari seluruh bagian dan sel syaraf yang terdapat didalamnya, bagian terbesar dari otak kecil menerima informasi tentang gerakan yang diinginkan dari kontraksi otot. Informasi terus menerus diperbaharui dari pinggiran sel tentang keadaan otot dan gerakan yang diinginkan, ia akan mendorong kinerja yang tepat dan memuculkan gerakan yang sesuai.

Otak kecil memiliki kapasitas yang unik untuk menerima berbagai informasi dari area motor, daerah kognitif, daerah sensorik, daerah bahasa dan daerah yang terlibat dalam fungsi emosional, semuanya terletak pada bagian yang terhubung ke otak kecil.

Otak Kecil : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu

Akibat Dan Penyebabnya Jika Otak Kecil Terganggu

Fungsi utama otak kecil ialah mengatur gerakan, itu sebabnya kerusakan atau gangguan pada otak kecil akan menghasilkan gangguan dalam gerakan halus, keseimbangan, postur dan pembelajaran motorik. Kalin jadi mudah goyah atau jatuh, gerakan melambat, gemetar/tremor, hingga bahkan lumpuh.

Selain mengatur gerakan, otak kecil juga sedikit banyak terlibat dalam beberapa fungsi kognitif seperti fokus perhatian dan bahasa serta mengatur respon ketakutan dan kesenangan. Maka gejala atau tanda lainnya yang dapat terjadi ketika otak kecil terganggu ialah:

  • Kurangnya kontrol otot dan koordinasi.
  • Kesulitan berjalan dan berpindah-pindah tempat.
  • Bicara cadel atau kesulitan berbicara.
  • Gerakan mata yang abnormal.
  • Sakit kepala.

Ada banyak penyebab gangguan pada otak kecil yaitu:

  • Ataksia
  • Perdarahan otak
  • Hantaman pukulan benda tumpul
  • Keracunan
  • Infeksi
  • Kanker

Demikianlah pembahasan mengenai Otak Kecil : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Akibat Dan Penyebabnya Jika Terganggu semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂