Membran Sel : Pengertian, Fungsi, Struktur, Sifat Dan Sistem Transport

Posted on
Membran Sel : Pengertian, Fungsi, Struktur, Sifat Dan Sistem Transport
5 (100%) 1 vote

Pengertian Membran Sel Serta Fungsi, Struktur, Sifat Dan Sistem Transport

Membran Sel – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Membran Sel yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian membran sel, fungsi membran sel, struktur membran sel, sifat membran sel dan sistem transport membran sel. Nah untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Membran Sel (Dinding Sel)

Sesuai dengan namanya, membran sel atau dinding sel ialah sebuah fitur yang mempunyai semua jenis sel manusia yang dimana memiliki fungsi sebagai pemisah antara lingkungan dalam sel dengan lingkungan luar sel. Membran sel tersusun atas senyawa lipoprotein yaitu gabungan dari lemak “lipid” dengan senyawa protein.

Lemak dan protein ini memiliki sifat yang berbeda, lemak bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat hidrofilik (larut dalam air) oleh karena itu membran sel memiliki sifat selektif permeable (hanya bisa dilewati oleh molekul-molekul tertentu saja). Dengan kemampuan ini, membran sel dapat membatasi kegiatan yang terjadi di dalam sel agar tidak mudah terpengaruh dari lingkungan luar.

Fungsi Membran Sel (Dinding Sel)

Adapun fungsi membran sel yang diantaranya yaitu:

  • Melindungi bagian sel dan memberikan bentuk bagi sebuah sel.
  • Membran sel dapat menjadi media komunikasi antar lingkungan dalam sel dengan lingkungan luar sel.
  • Melakukan seleksi terhadap zat-zat yang akan masuk atau keluar dari sel.
  • Sebagai reseptor terhadap rangsangan yang ditujukan bagi sebuah sel.
  • Tempat berlangsungnya berbagai reaksi kimia.
Baca Juga  Batang Otak (Brainstem) : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Bagiannya

Struktur Penyusun Dan Komposisi Kimia Membran Sel

Struktur membran sel seperti lembaran tipis yang tersusun dari molekul lipid, protein, karbohidrat, kolesterol dan kerangka membran (sitoskeleton), membran sel mempunyai sifat yang dinamis dan asimetris.

  • Membran sel bersifat dinamis karena mempunyai struktur seperti air yang sehingga memungkinkan molekul lipid dan protein untuk bergerak.
  • Membran sel bersifat asimetris karena komposisi protein dan lipid di bagian luar tidak sama dengan komposisi protein dan lipid di bagian dalam sel.

Fosfolipid

Molekul-molekul penyusun membran sel akan berkombinasi sedemikian rupa sehingga membentuk lapisan fosfolipid rangkap “ganda”, disebut lapisan fosolipid ganda karena memiliki dua bagian yang sifatnya saling bertolak belakang yaitu daerah kepala yang bersifat hidrofilik (dapat berinteraksi dengan air) dan daerah ekor yang bersifat hidrofobik (tidak dapat berinteraksi dengan air).

Protein Membran

Selain fosolipid pada membran sel juga terdapat protein membran, terdapat dua jenis protein pada lapisan fosfolipid yaitu protein integral (protein yang terbenam dan menembus lapisan fosfolipid) dan protein perifer (protein yang menempel pada lapisan luar fosfolipid). Protein integral berperan dalam proses transpor molekuk yang keluar dan masuk sel, sedangkan protein perifer berfungsi sebagai tempat menempelnya hormon atau enzim.

Glikolipid Dan Glikoprotein (Karbohidrat)

Glikolipid ialah molekul karbohidrat yang menempel pada lemak sedangkan glikoprotein adalah molekul karbohidrat yang menempel pada protein. Glikolipid dan glikoprotein ini berfungsi sebagai tanda pengenal bagi sel.

Setiap orang dan setiap sel mempunyai susunan glikolipid dan glikoprotein yang berbeda. Oleh karena itu bila ada sel asing yang masuk ke dalam tubuh, maka sistem imun tubuh akan langsung bereaksi terhadap sel tersebut karena mereka tidak mengenali struktur glikolipid dan glikoprotein sel asing tersebut.

Baca Juga  Nodus Limfa : Pengertian, Struktur, Letak, Fungsi, Cara Kerja Dan Penyebabnya

Kolesterol

Kolesterol terletak pada bagian di dekat kepala fosfolipid, fungsi kolesterol ialah untuk menjaga kestabilan fosfolipid dalam segala keadaan. Pada saat keadaan panas, maka kolesterol dapat menghambat pergerakannya agar fosfolipid tidak menjadi terlalu cair. Sedangkan ketika suhu dingin, fosfolipi akan menghambat interaksi antar lemak sehingga membran lemak tidak membeku.

Kerangka Membran (Sitoskeleton)

Sebenarnya kerangkan membran ini bukan bagian langsung dari membran sel, tetapi mereka berikatan pada bagian dasar protein integral. Terdapat tiga jenis sitoskeleton utama yaitu mikrotubulus, mikrofilamen dan filamen intermediet. Fungsi utama dari sitoskeleton ini untuk mempertahankan bentuk dan posisi organel-organel sel.

Sifat Membran Sel (Dinding Sel)

Berdasarkan kemampuannya dalam mengatur transportasi suatu zat ke dalam atau ke luar sel, sifat membran sel terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

  • Impermeabel
    Merupakan sifat membran yang tidak mengizinkan zat apapun di luar sel untuk masuk ke dalam sel.
  • Semipermeabel
    Suatu keadaan dimana hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan oleh sel yang dapat masuk ke dalam sel, biasanya membran sel normal memiliki sifat semipermeabel.
  • Permeabel
    Merupakan sifat dimana semua zat dapat melewati membran sel untuk masuk ke dalam sel. Biasanya sifat ini dimiliki oleh membran sel yang rusak atau hampir mati sehingga sel tidak dapat bertahan hidup.

Sistem Transportasi Membran

Salah satu fungsi membran sel yang telah kami sebutkan sebelumnya ialah untuk mengatur zat-zat yang masuk atau keluar dari sel. Fungsi ini dijalankan melalui sistem transport membran, terdapat dua jenis transportasi yang dapat terjadi pada membran yaitu:

Transport Pasif Membran

Transpor pasif membran merupakan proses pertukaran molekul yang terjadi secara spontan dan otomatis tanpa membutuhkan mekanisme khusus (tidak memerlukan energi). Umumnya transportasi aktif terjadi pada molekul yang dapat melewati membran sel kapan saja misalnya air dan glukosa. Biasanya penyebab terjadinya transportasi pasif ialah perubahan gradiens konsentrasi dari molekul tersebut, misalnya transport pasif ialah Difusi dan Osmosis.

  • Difusi
    Difusi merupakan perpindahan molekul dari suatu daerah yang berkonsentrasi tinggi ke daerah lain yang berkonsentrasi rendah karena disebabkan oleh energi kinetik molekul-molekul tersebut. Kecepatan difusi tergantung kepada perbedaan konsentrasi, ukuran molekul, muatan dan daya larut molekul-molekul tersebut.
  • Osmosis
    Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui suatu membran selektif permeabel dari pelarut berkonsentrasi tinggi (banyak air) ke pelarut yang berkonsentrasi rendah (sedikit air). Proses osmosi akan berhenti jika konsentrasi antar dua daerah tempat terjadinya osmosis tersebut berada dalam keadaan seimbang.
  • Transport Aktif
    Transport aktif ialah pergerakan atau pemindahan molekul yang terjadi melalui mekanisme tertentu yang membutuhkan energi. Transport aktif akan melawan sifat dar gradien konsentrasi. Transport aktif memerlukan bantuan protein yang akan berperan sebagai molekul pengangkut pada membran. Misalnya transport aktif molekul gula dan asam amino diangkut secara aktif ke dalam sel menggunakan energi.
Baca Juga  Kandung Kemih (Vesika Urinaria) : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian, Gejala, Penyebab Dan Mengobatinya

Demikianlah pembahasan mengenai Membran Sel : Pengertian, Fungsi, Struktur, Sifat Dan Sistem Transport semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutmya. 🙂 🙂 🙂